Cara Menggunakan Microwave

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan microwave 

  1. Microwave menggunakan pewaktu(timer), untuk mengatur berapa lama makanan akan dimasak. Sejumlah microwave dilengkapi dengan alarm atau fasilitas berhenti secara otomatis jika waktu yang diatur telah dilewati. Aturlah waktu sesuai dengan jenis masakan yang dimasak.
  2. Gunakan wadah yang terbuat selain dari logam, seperti plastik, gelas, dan kayu. Bahan-bahan tersebut tidak akan panas, sementara penggunaan wadah dari logam dapat merusak microwave.
  3. Kurangi jumlah kadar air dibanding dengan resep untuk memasak secara tradisional. Karena microwave adalah sistem yang tertutup, maka cairan yang keluar menjadi uap sangat sedikit. Namun akan lebih baik jika Anda mencari resep masakan khusus untuk microwave. Kurangi jumlah air hingga dari jumlah air semula pada resep.
  4.  

  5. Untuk memasak makanan yang membutuhkan waktu lama, seperti memasak bistik, sebaiknya posisi makanan diubah beberapa kali, seperti dengan cara membalik daging dan memutar wadah, agar masakan merata. Biasanya microwave telah dilengkapi dengan wadah pemutar yang dapat seara otomatis memutar wadah makanan diatasnya.
  6. Makanan yang mengandung lemak seperti daging atau mengandung gula akan lebih cepat masak oleh sebab itu dapat digunakan alumunium foil untuk mengurangi resiko makanan gosong. Untuk keju, lebih baik diberikan menjelang makanan matang.
  7. Garam akan menyerap air, oleh sebab itu tambahkan sedikit lebih banyak dari ukuran pada resep tradisional.
  8. Makanan seperti kuning telur, sayur-sayuranan, dan hati ayam perlu dilubangi terlebih dahulu dengan garpu atau pisau, karena cairan di dalam makanan-makanan tersebut dapat tersembur keluar pada saat dimasak.
  9. Microwave membutuhkan daya listrik yang cukup besar, untuk microwave ukuran kecil, besarnya daya yang dibutuhkan sekitar 600-700 watt. Pada microwave yang lebih besar, tentu daya listrik yang diperlukan akan meningkat. Pastikan daya listrik yang tersedia mencukupi.